INSPIRA Sebut Hoax Kericuhan Jakarta Sengaja Disebar Pihak Tak Bertanggung Jawab

Jakarta – Pengurus Besar Inisiator Perjuangan Ide Rakyat (PB INSPIRA) menepis isu hoaks yang beredar di media sosial terkait kericuhan dan kerusuhan di Jakarta. INSPIRA menegaskan bahwa Jakarta pada hari ini dan kedepan dalam keadaan aman, tenteram, dan kondusif.

Ketua Umum PB INSPIRA, Rizqi Fathul Hakim menegaskan bahwa situasi ibu kota tidak seperti yang digambarkan dalam narasi hoaks. “Jakarta sebagai wilayah ibu kota Indonesia saat ini sedang dalam keadaan aman, kondusif, dan tidak terjadi keributan maupun kerusuhan. Informasi yang menyebut Jakarta chaos dan rusuh adalah keliru dan tidak berdasar. Roda ekonomi Jakarta tetap berjalan lancar dan stabil sebagaimana mestinya,” ujar Rizqi dalam keterangan resminya, Selasa (25/08/2026).

Rizqi juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpancing oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. “Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing isu hoaks yang sengaja disebarkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab. Pastikan setiap informasi yang diterima berasal dari kanal resmi kepolisian dan pemerintah, bukan dari sumber yang tidak jelas,” katanya.

Senada dengan PB INSPIRA, Polda Metro Jaya memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah DKI Jakarta tetap aman dan kondusif. Aktivitas masyarakat hingga kini masih berlangsung normal di berbagai wilayah.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menjalankan aktivitas seperti biasa. “Kami menyampaikan kepada seluruh warga masyarakat tetap tenang bahwa situasi dan kondisi DKI Jakarta dalam kondisi aman dan kondusif,” kata Budi Hermanto di Jakarta, Selasa (25/8/2026).

Menurut Budi, kondisi tersebut terlihat dari berbagai aktivitas masyarakat yang tetap berjalan normal. Polda Metro Jaya bersama jajaran juga terus memberikan pelayanan dan pengamanan terhadap berbagai kegiatan masyarakat.

Selain aktivitas rutin, Polda Metro Jaya telah menerima pemberitahuan terkait rencana aksi penyampaian aspirasi pada Kamis (27/8/2026) di kawasan DPR RI. Terdapat dua kelompok yang telah menyampaikan pemberitahuan aksi, dengan jumlah peserta masing-masing diperkirakan antara 100 hingga 200 orang.

Budi menjelaskan, penyampaian aspirasi merupakan bagian dari aktivitas masyarakat yang setiap hari mendapat pelayanan pengamanan kepolisian. “Pada Senin (24/8/2026) saja, terdapat 71 aksi penyampaian aspirasi di beberapa titik, termasuk di DPR, sejumlah kementerian, hingga Pengadilan Negeri Jakarta Selatan,” ujarnya.

Di luar kegiatan penyampaian aspirasi, Polda Metro Jaya juga melakukan pengamanan terhadap sedikitnya 16 kegiatan masyarakat lainnya, mulai dari konser musik, Jambore Nasional, hingga kegiatan masyarakat lain. “Kami melakukan pengamanan dan pelayanan oleh Polda Metro Jaya dan Polres jajaran,” kata Budi.

Rizqi Fathul Hakim pun mengapresiasi kinerja aparat keamanan yang tetap profesional di tengah ramainya isu hoaks. “PB INSPIRA mengapresiasi Polda Metro Jaya dan seluruh aparat yang bekerja profesional menjaga stabilitas. Kehadiran polisi dalam setiap kegiatan masyarakat, termasuk pengamanan aksi damai, menjadi bukti nyata bahwa negara hadir melindungi warganya,” ucapnya.

Terkait rencana aksi pada Kamis mendatang, Polda Metro Jaya masih menunggu informasi lebih lanjut mengenai perkembangan jumlah massa dan kegiatan yang akan berlangsung. Rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional jika terjadi peningkatan massa secara signifikan.

“Kami memprioritaskan kepentingan masyarakat secara keseluruhan. Ada dua masyarakat yang akan menyampaikan aspirasi ataupun masyarakat yang melaksanakan kegiatan rutin,” pungkas Budi. Dengan situasi yang tetap terkendali, INSPIRA berharap masyarakat tidak termakan hoaks dan tetap beraktivitas normal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *